Literasi Digital MI Al Huda Karangpandan
E-book Digital dengan Judul Bermain di Kampung Naga adalah buku digital yang diterbitkan Kemendikdasmen dengan mengangkat sebuah Cerita mengikuti pengalaman Gagas, seorang siswa yang mengikuti kegiatan jelajah desa ke Kampung Naga, sebuah kampung adat di Jawa Barat yang masih menjaga tradisi dan kehidupan tanpa listrik. Buku ini cocok untuk bahan literasi anak SD dan dapat diakses dengan mudah melalui website Literasi Digital MI Al Huda Karangpandan.
| Penulis | : | Tuti Adhayati |
| Jenjang | : | SD |
| Jumlah | : | 21 halaman |
| Bahasa | : | Indonesia |
| Tema | : | Petualangan |
| Format | : | Buku Digital |
Sinopsis E-Book Digital Bermain di Kampung Naga
Bermain di Kampung Naga adalah buku cerita anak Indonesia yang mengangkat tema budaya lokal, permainan tradisional, dan pelestarian bahasa daerah. Cerita mengikuti pengalaman Gagas, seorang siswa yang mengikuti kegiatan jelajah desa ke Kampung Naga, sebuah kampung adat di Jawa Barat yang masih menjaga tradisi dan kehidupan tanpa listrik.
Awalnya, Gagas merasa cemas karena tidak bisa bermain gawai. Namun, perasaannya berubah saat ia bertemu Ajat, anak Kampung Naga yang mengajaknya bermain berbagai permainan tradisional Sunda seperti perepet jengkol dan gatrik. Melalui interaksi tersebut, Gagas juga belajar bahasa Sunda, termasuk perbedaan bahasa halus, sedang, dan kasar, dengan cara yang menyenangkan dan penuh tawa.
Dengan alur cerita ringan dan ilustrasi yang hidup, Bermain di Kampung Naga mengenalkan anak pada kearifan lokal, kehidupan sederhana, dan pentingnya menghargai budaya daerah. Buku ini sangat cocok sebagai bahan literasi anak SD, pendukung pembelajaran budaya Nusantara, serta sarana menumbuhkan rasa cinta terhadap bahasa dan tradisi Indonesia.
Buku digital ini sangat cocok sebagai bahan literasi sekolah dasar, koleksi perpustakaan digital, dan media pembelajaran karakter. Disajikan dalam format digital yang mudah diakses melalui website, buku ini membantu meningkatkan minat baca anak, memperkaya konten literasi digital, serta mendukung Gerakan Literasi Nasional.


